Cari Kambing Kurban? Kami Menjual Kambing Qurban Berbagai Ukuran Harga Murah dan Bersaing

Sabtu, 22 April 2017

Apa Saja yang Diperhatikan Dalam Pemotongan Hewan Kurban?

Pemotongan hewan kurban adalah prosesi yang selalu dilakukan setelah melaksanakan sholat hari raya Idul Adha. Idhul Adha adalah lebaran kedua terbesar bagi umat islam, setelah hari raya Idul Fitri. Hari raya ini dilaksanakan pada tanggal 10 Dzulhijjah (kalender Islam) atau bertepatan dengan berlangsungnya Ibadah Haji di Mekkah. Pemotongan hewan kurban adalah kegiatan penting dalam Idhul Adha. Namun, sebelum memulai pembahasan mengenai pemotongan hewan kurban, lebih baik anda perhatikan terlebih dahulu syarat atau kriteria hewan yang boleh dikurbankan. Hal ini menjadi penting karena jika keliru, bisa jadi hewan yang dikurbankan tidak sah atau haram untuk dimakan. 

Pemotongan Hewan Kurban

Langkah yang harus ditempuh sebelum pemotongan hewan kurban adalah memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat. Hal ini menjadi penting diperhatikan sebab hewan tidak boleh dikurban jika tubuhnya dalam kondisi sakit. Hewan kurban harus terhindar dari penyakit mata, cacat di bagian tubuh, dan gila. Jika hewan kurban memiliki penyakit di atas, haram hukumnya untuk disembelih. Nah, supaya terhindar dari kondisi hewan kurban seperti itu, perlu kejelian dan ketelitian dalam membelinya. Membeli hewan kurban memang harus waspada, bila perlu ajak orang yang sudah berpengalaman atau paham dengan kondisi hewan yang sah untuk dikurbankan. 

Setelah memastikan hal di atas, baru beralih pada tahap pemotongan hewan kurban. Dalam menyembelih hewan kurban, perlu mempersiapkan beberapa alat untuk melancarkan proses penyembelihan. Alat-alat tersebut adalah pisau yang tajam, dua utas tali untuk mengikat kaki hewan supaya tidak bergerak, dan dedaunan atau kain yang ditaruh di dekat leher untuk mencegah darah tidak muncrat jauh. Jika alat-alat tersebut sudah siap, rebahkan kurban lalu hadapkan ke arah kiblat. Sebelum memulai menyembelih diperintahkan untuk membaca doa. Lalu sembelih hewan kurban dengan gerakan naik turun sampai tenggorokan dan uratnya putus. Tapi ingat, tidak boleh memotong kepala hewan kurban sebelum benar-benar mati. 

Setelah pemotongan hewan kurban, mulailah untuk menguliti hewan kurban. Kemudian memotong dagingnya ke dalam beberapa bagian dan segera dibagikan kepada warga yang tinggal di sekitar lokasi penyembelihan. Jangan lupa untuk mengutamakan pembagian daging kepada kaum fakir miskin atau mereka yang membutuhkan. Bagi yang berkurban, tidak diperbolehkan mengambil semua daging hewan kurbannya, mereka hanya diperbolehkan mengambil setengah atau sepertiga darinya. Sisanya untuk dibagikan supaya orang lain juga bisa ikut menikmatinya. Hal yang paling perlu diingat, daging hewan kurban tidak boleh diperjualbelikan, begitu juga dengan kulit dan bulunya. Meski dibagikan kepada penyembelihnya pun tidak boleh, karena itu akan dianggap sebagai upah. Lebih baik organ-organ sisa hewan kurban dimanfaatkan untuk kepentingan bersama seperti diolah menjadi beduk masjid.

Itulah ulasan mengenai apa saja yang harus diperhatikan dalam pemotongan hewan kurban. Semoga ulasan ini bermanfaat dan bisa menambah wawasan bagi anda yang membacanya. Jumpa lagi dikesempatan berikutnya.

Baca juga:

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Apa Saja yang Diperhatikan Dalam Pemotongan Hewan Kurban?

0 komentar:

Posting Komentar